Tuesday, July 07, 2015

Sepakbola, Fenomena Fans Karbitan, dan Nonton Barengnya

Hallo, perkenalkan saya Dinda Januari, seorang mahasiswi yang tidak begitu menyukai sepak bola. Orang-orang sering memanggil seseorang seperti saya ini dengan sebutan "fans karbitan". Berbicara soal karbit, dalam dunia perkebunan karbit digunakan untuk membuat buah lebih cepat matang (sebelum waktunya). Misalnya buah A akan matang dalam waktu 30 hari, dengan karbit bisa matang hanya dalam 14 hari saja. Sehingga karbit banyak digunakan agar buah dapat lebih cepat dijual dan lebih cepat mendapatkan keuntungan. Keterbatasan adalah buah menjadi lebih cepat busuk bila di karbit. Mungkin hal tersebut yang membuat orang-orang akhirnya menyebut seseorang yang baru menyukai sepakbola atau baru menyukai sebuah tim sepakbola sebagai fans karbitan. Karena biasanya, si fans karbitan ini "mudah menyukai suatu tim sepakbola, lalu mudah busuk (jenuh) lalu berpindah menyukai tim sepakbola lainnya. Atau bahkan, bisa tidak menyukai sepakbola sama sekali (ketika mereka sudah jenuh)".
Saya sendiri Alhamdulillah disebut karbitan mulai tahun 2011 (berarti sekarang bisa dibilang udah nggak karbit lagi ya hehe). Dan saya adalah Cules. Yup, pasti banyak benak yang berfikir "pasti ikutan cowoknya", atau "ahelah Barca mah gampang disukain orang, tahun segitu kan pas lagi naik daun, menang mulu". Kalau saya menanggapinya dengan ketawa-ketawa aja. Toh semua orang harus jadi karbit (newbie) dulu kan baru bisa jadi expert hihi.
Saya suka Barca awalnya memang diperkenalkan oleh pacar saya. Beliau yang suka ilang "yang, aku nobar dulu yah". Sampai-sampai saya penasaran apa itu Barca terus ternyata ada yang ganteng (gubrak!). Gak deng, gatau kenapa langsung suka aja. Kayaknya sih ada faktor emang pas belum suka sama tim manapun terus dikenalin Barca jadi sukanya sama Barca. Tapi sampai saya putus dengan dia saya tetap ikut nobar (nonton bareng) Barca, kok.
Bicara soal nobar, ada beberapa hal unik yang saya pelajari selama saya mengikuti beberapa nobar sepakbola:
1. Nobar gabungan dari 2 tim yang saling beradu hampir 30% berakhir ricuh, kecuali mereka yang tingkat toleransinya tinggi. 
2. Sebagian besar tim yang tidak menerima kekalahan meluapkannya dengan "mengata-ngatai" tim yang menang. Ini pasti terjadi. Apalagi el clasico. Tidak hanya saat nobar tapi keesokan harinya di twitter, status BBM, bahkan Saya sering sekali harus menelan ocehan teman-teman saya di kampus ketika Barca menang (walaupun teman saya itu bukan Madridista). Dan ocehan "mengata-ngatai" tersebut lebih parah ketika Barca kalah. Jadi, mau Barca menang atau kalah pokoknya mereka tidak suka Barca. Itu. Alasan. Yang. Sebenarnya. Titik.
3. Bahkan beberapa ada yang menghujat tim nya sendiri "si A mainnya jelek banget bikin gw bokek", "pelatihnya bodoh banget udah tau cidera malah dimainin jadi kalah, kan". Tim nya kalah bukannya di "puk-puk-in" pas lagi butuh bahu untuk sandaran malah dibully. Situ fansnya apa bukan? Hehe.
4. Saat nobar tidak hanya fans dari 2 tim yang saling beradu loooh.
Intinya, menurut saya sepakbola itu kan permainan rakyat. Dan permainan rakyat seharusnya mempersatukan, bukan memecah belah. Mau dia fans karbitan, mau dia fans tim A, tim B, tim C toh ikutan nobar juga, toh mereka punya tingkat toleransi yang tinggi. Alasan pertama, saat nobar Barca vs Juventus liga Champion kemarin saya sebagai fans Barca (Indo Barça Chapter Depok) amat sangat bangga dengan fans Juventus (JCI Depok) karena mereka menerima kekalahan tim nya dan tidak lantas menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk saling menghina. Walaupun saya akui Juve bermain agak "cenderung kasar" saat final kemarin.
Alasan kedua, paling tidak 2% supporter yang datang untuk nobar adalah pacar yang tim nya beradu (ada unsur keterpaksaan hehe) atau ada juga yang memang gila bola atau gila nobar gatau deh pokoknya mau tim apa aja dia tonton. Jadi, alangkah baiknya bila tidak merembet ke tim yang lain kalau "mengata-ngatai". Saya sendiri punya teman yang gila MU tapi mau-mau aja kalau saya minta temenin nobar Barca (yang saat itu bukan lawan MU hihihihi). Nampaknya, fans sejati adalah yang mendukung tim nya saat menang, tapi juga tidak meninggalkan saat tim nya kalah. Saya aja yang dibilang "karbitan" tau, masa kamu yang ngefans udah lama enggak? Ehehehe. Sekian, terima kasih sudah dibaca semoga bermanfaat.

Saturday, March 21, 2015

Thankyou, Love.

Teruntuk seseorang yang pernah berkata
“Aku akan selalu berusaha buat bahagiain kamu”
dan
“Gak, aku nggak akan pernah nyerah buat nge-push kamu supaya kamu nggak gampang nyerah jadi orang”

Hallo, kamu.

Mungkin selama ini aku ketus sama kamu, atau mungkin selama ini aku sering ngambek karena hal-hal yang menurut kamu sepele. But, just so you know I try my best to let you know that I love you.

Aku beruntung. Syukur Alhamdulillah aku beruntung.

Semenjak kita “dipertemukan lagi”, kamu banyak sekali berubah. Kamu jauh jauh jauh lebih perhatian dan penyayang. Kalau masalah sabar itu relatif, ada kalanya kamu sabar ngadepin aku (kalau lagi mood), ada kalanya juga kamu nggak sabar (contohnya kalau lagi ngantri terus diselak sama orang lain hehe). Setiap kamu nepatin kata-kata kamu yang aku kutip di atas, kamu buat aku terkagum-kagum.

Jujur, aku nggak sekuat kamu. Aku rapuh. Aku pesimis.

Tapi, lihat Allah pertemukan aku dengan siapa? Dengan kamu.

Kamu adalah orang yang super optimis. Kamu melengkapi aku (InshaAllah, amin). Suatu ketika kita sedang mencari alamat suatu rumah makan yang menyajikan mie instan terkenal (sebut saja Indomie) sama persis dengan gambar yang ada pada kemasannya. Kita mencari di aplikasi peta tapi nggak ketemu, entah karena battery hp kamu mau habis atau kerena nggak ada koneksi. Alhasil, kamu – yang memang ekspernya jalan di Jakarta – nyari di sekitaran alamat yang ditulis di akun Twitter rumah makan tersebut. Jl.Kapten Tendean No.34, di SPBU Pertamina Mampang-Kuningan. Kita sudah melewati jalan tersebut sebanyak 2 kali tapi tidak juga menemukan adanya rumah makan yang dicari. Aku – si pesimis – mulai memberi ide “yaudah deh kita pulang aja kalau emang nggak ketemu”. Dan apa yang terjadi kemudian? Kamu memutar kemudi motor melewati satu jalan berbeda dan langsung ketemu terus bilang “Kan udah aku bilang jangan cepat nyerah, tuh ketemu kan” sambil senyum.

Di lain kesempatan, aku mengeluh karena software handphoneku tidak bisa di-upgrade dan kamu dengan senang hati membantuku. Sudah download sampai dua kali namun koneksi terputus ditengah-tengah proses sehingga yang tertulis hanya zero bytes. Aku, si pesimis, seperti yang sudah-sudah berkata “yaudah kalau emang nggak bisa nanti aja, aku ngantuk” dan langsung tertidur (saat itu kita berada di lantai atas toko kamu karena komputer adanya di sana). Saat aku terbangun, kulihat proses download sudah 800mb. Subhanallah, ternyata selama aku ketiduran tadi kamu malah ngutak-ngatik komputer supaya bisa. Dan tidak hanya sampai disitu, koneksi tidak terputus lagi hingga software berhasil diupgrade sepenuhnya. Kamu bilang “Alhamdulillah, aku udah cek, handphone kamu asli, ada garansi sampai tahun depan, dan sekarang udah diupgrade jadi ios 8.2” seperti biasa sambil senyum.


Sebenernya, masih banyak hal-hal yang mau aku ceritain tentang kamu yang selalu berusaha menepati kata-kata kamu ke aku. Cuma aku takut kamu bosen bacanya. Aku hanya mau kamu tau kalau aku bahagia ngabisin hari-hari aku sama, entah itu naik kereta, panas, desek-desekan, asal sama kamu aku seneng. Aku bersyukur kita dipertemukan lagi semoga yang bahagian seperti ini bisa awet, dan aku bangga banget bisa jadi orang yang kamu sayangin. Alhamdulillah.

Terima kasih ya, untuk semuanya. Aku sayang kamu, Dendi.

Monday, June 02, 2014

Fishery Never Dry; Reunited!

Bikinan Dodoy

Hallo selamat sore. Sambil menunggu temanku Anas yang mau nginap dikosanku malam ini, mari kita berbicara sedikit tentang perikanan. Bukan kok bukan untuk menggurui masalah reproduksi ikan, genetika ikan, ataupun nutrisi ikan. Aku mau berbicara tentang si "anak-anak perikanan". Mereka temanku, waktu di Program Keahlian Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Program Diploma, Institut Pertanian Bogor, atau yang biasa disebut IKN47 (47 angkatanku), waduh panjang banget ya udah kaya mau bikin laporan :P

Nah, seperti yang tertera pada gambar di atas, niatnya kita mau ngadain 6 months reunion. Padahal sih bisa dibilang kita udah kepisah dalam artian nggak ketemu dalam satu kelas yang sama itu udah 12 bulanan alias 1 tahun, entah kenapa si Dodoy bikinnya 6 bulan hehe. Dodoy masih inget dodoy kan? Ituloh temenku di Alarantang Fish Farm, kalau lupa buka post ini disitu aku tulis nama aslinya Raden Widho Ratrianto. Oke lanjut ceritanya. Awalnya hanya obrolan di Facebook antara beberapa orang. Lalu, karena banyak yang nggak pernah buka Facebook lagi, salah seorang inisiatif nyebarin di Path. Nggak taunya direspon positif bahkan dari temen-temen yang udah di luar pulau Jawa. Yaudah deh tiba-tiba netapin tanggal dan Dodoy ngingetin dengan nge-tag foto di atas.

Pada hari H, yaitu tanggal 28 Mei 2014 aku masih buta kabar tuh soalnya nggak tau kehapus atau gimana aku gak masuk group Whatsapp IKN 47. Ngais-ngais kabar akhirnya masuk juga aku ke group, ternyata si Risky yang dari Lampung udah sampai Bogor dan sedang survey lokasi untuk nginap (jadinya nginap nih guys) sama Sandy, AJB, dan Bayu. Nggak lama dapet kabar kalau mereka udah dapet tempat yaitu suatu villa di daerah Ciapus, nama villanya Bumi Penyawangan.
Itu yang ditunjuk sama sancu adalah kamar dimana IKN47 yang perempuan tidur
Selain itu mereka juga udah dapet mobil yang disewa dari om nya Sandy. Mobil ini dibilang mobil jemputan Dulcemaria sama Ines, Dita dan Mia hahaha.

Mobil jemputan Dulcemaria hehehe
Bisa dibilang acara lebih ngaret daripada yang dijanjikan. Janjian habis maghrib udah pada ngumpul di Bak Diploma nanti dijemput pake mobil di atas itu ke villanya. Tapi pada kenyataannya karna menunggu teman-teman yang pulang kerja kaya Ines yang dari Kemayoran, Eka dari Mega Kuningan, Mia dan Dita yang dari Bekasi, juga Dodoy yang dari Bekasi. Beda sih emang udah pada kerja cuy! Alhasil pas aku sama Tania (oh iya sebelumnya aku ketemuan sama Tania dulu di Botani, nemenin doi beli charger) on the way ke bak eh mobilnya udah mau keluar untung ketemu tuh, baru deh nunggu di deket Dapur Geulis sekalian aja meeting poinnya disana, kalau kata Sandy daripada nunggu di bak, mobil om nya digonggongin si Koko (anjing bak).

Satu per satu mulai berdatangan, pertama AJB yang sholat Isya dulu (Alhamdulillah), lalu Eka yang tetep aja kalau ditanya sama siapa pasti jawabnya sama Mifbo (Alhamdulillah awet), lalu Koko (orang nih, temen PKL gw), terus Deri yang katanya langsung dari Cimahi, lalu Dodoy dan Ajjief dengan motornya dan muncul lah trio geng kampak Dita, Mia, dan Ines yang sempet-sempetnya makan soto depan CB dulu hahaha. Jadi intinya si Risky ditinggal divilla sendirian. Teteuuup cyin dari dulu masih aja villa ranger.

Kita berangkat ke perjalanan yang tak berkesudahan, rasanya kok nggak nyampe-nyampe, makin jauh berjalan makin nggak ada lampu. Pas nyampe langsung ngobrol dan bakar ayam. Dan tidak lupa terimakasih yang sebesar-besarnya kuucapkan pada Dita dan Ines sang maestro seksi konsumsi sejati dibantu partner Mia Rismiani. Ini foto suasa bakar ayam dan makan malamnya.


kok kaya lagi Karaokean ya? :P
gak dimana-mana tetep aja bakar ayamnya disamping kolam ikan
Yaaah, malam itu dilewatin dengan banyak cerita, saling ngecengin satu sama lain, uneg-uneg yang dirasain waktu kuliah dan waktu udah kerja. Sampai akhirnya satu per satu personil masuk kamar dan tidur.

Keesokan paginya, kita emang bangun pada telat. Personil bangun terpagi tetep aja Mia, nggak dimana-mana tetep aja mandi duluan hihi. Lalu sekitar jam 11 an si Sandy ngasih liat web yang nampilin foto Curug Seribu, dia bilang sih deket, yaudah kita cus tuh kesana.

Foto dulu sebelum berangkat
Foto di dalam mobil jemputan Dulcemaria :P
Nama tempatnya sebenernya Taman Nasional Gunung Halimun Salak, disuatu spot yang baik kita sempet berenti untuk foto-foto. Ini dia fotonya




Muka-mukanya sih masiih seger. Setelah foto-foto perjalanan di lanjutkan ke tujuan awal yaitu Curug Seribu. Wuih kaki sampe gemeteran ngeri jatuh. Treknya licin, dengan rute penurunan pas berangkat dan penanjakan pas pulang. Tapi semua terbayarkan pas liat keindahan alamnya. Ini fotonya

lihat deh, ada pelanginya loooh :D

Kalau dilihat dari atas emang serem banget, lihat aja tuh si Risky kaya orang mau bunuh diri

Aku sama Ara, yang pertama nyampe dong :D

Ini pas dilihat lebih dekat lagi, di bawahnya air terjun. Ini tempat kita cuci kaki, cuci muka, dan tempat AJB mandi.
Aku sama padangkuuuh, Andhita Tarnatania
Sekian foto perjalanan reunian kecil-kecilan nan sederhana, foto yang aku punya baru segini. Foto yang di curug banyak tapi foto aku sendiri, foto kalian ada di cameranya Widho belum bisa di download. Makasih yaaaa waktunya teman-teman, kapan-kapan main lagi yaaah. Dibuat dong reuni 1 tahunannya, kalau bisa personilnya harus lebih banyak lagi. See you soon! :D

Sunday, June 01, 2014

Another Wish List, Pandora!

Aku tau Pandora dari film LOL, ituloh film yang ada Miley Cirusnya. Di film itu kan adegannya si Lola (Miley Cirus) ini mau pergi ke Paris acara sekolah, nah ibunya (Demi Moore) ngasih dia hadiah berupa charm Pandora (ada tulisan Pandora di box charmnya). Pertama liat unik aja gitu kan. Si Lolanya ini emang udah punya gelangnya, jadi ibunya ngasih charm buat nambahin koleksinya.

Nggak lama dari kejadian itu, aku liat ada acara televisi yang nampilin tentang Pandora. Dan ternyata *jeng jeng jeng* Pandora ada di Indonesia. Kalau nggak salah di Plaza Indonesia. Waah cuma pas ditampilin harganya mahal banget. Aku juga baru tahu kalau pandora itu emas 14 karat! Wish I could have one by my self someday *excited*. Dan kalau kalian mau tau wish list aku. Ini dia


Ini adalah gelang yang aku taksir. Lucu aja, simpel. Gelang Pandora emang dibuat simpel sih karena kan nanti diharapkan penggunannya mempercantik gelang itu dengan charm pilihan mereka. Oh iya, charm itu kaya semacam bandul. Pilihan bandulnya ada banyak, ada yang tema animal, alphabet, fairy tale, dan masih banyak lagi lainnya. Mau tau charm yang aku suka?


Yep, aku pilih Angle Fish. Lucu banget kan, selain aku anak perikanan, yaaa bentuknya lucu aja mulut iaknnya, Pada sirip pektoralnya (sirip pektoral = sirip dada) itu dibaut bolong untuk masukin gelangnya. Selain itu, sirip caudal alias sirip ekornya dibuat nantinya ngegantung. Lucuuuk!


Hmmm sebenernya aku baru tahu kalau pandora punya produk selain gelang dan charm. Ini salah satu produk cincin mereka daaannn, ah suka banget. Lovely design! Sukaak, suka semua, kalau aku udah kerja nabung ah buat beli Pandora. Niatnya sih mau ngasih anakku gelang dari kecil nanti biar dia koleksi charmnya kaya di film LOL hehehehe

Sunday, August 18, 2013

I Can't Stop Thanking You, Allah.

Allah, you're the one and only in this small world.
Allah, you're gracious and merciful.
Allah, your're everything to me.
So, let me say Thank you for everything you gave to me.
Alhamdulillahirrabilalamin..

Terimakasih Allah, Engkau pilihkan dosen pembimbing yang terbaik untukku. Lalu Kau pilihkan juga tempat terbaik untukku dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapang. Lalu Kau telah membuat mudah pengerjaan laporan tugas akhirku. Lalu, Kau buat lancar lisan ini saat mempresentasikan hasil laporan tersebut dalam seminar. Lalu Kau bantu otak ini dalam menjawab semua pertanyaan dari penguji dan audience. Lalu Kau buat mudah prosesnya hingga laporan itu resmi dan terbit.

Lalu seakan semua itu belum cukup. Kau buat aku merasakan sesuatu yang pas pada waktunya. Pada saat kelulusan, dibuka jurusan baru bagi yang ingin melanjutkan program sarjana alih jenis di IPB. Lalu Kau tambahkan rezeki orang tuaku sehingga aku dapat membayar biaya pendaftarannya. Lalu lagi-lagi Kau bantu otak ini untuk menjawab semua soal pada ujian. Lalu Kau buatku diterima.

Kini, rasanya 3 tahun penuh perjuangan itu terlewati dengan mudahnya. Dan disini aku sekarang, di kamarku yang nyaman sedang menjadi saksi hidup akan kehadiranmu dengan menuliskan hal-hal menakjubkan ini. Tidak terasa 3 hari lagi aku akan diwisuda untuk program Diploma III..

Jadi,

"Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman [55])

"Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Ibrahim [14] : 34)

Sungguh rasa syukur ini tak akan pernah cukup. Terimakasih karena selalu membantu, melindungi, menjaga, mengasihi, menyayangi, mendidikku, dan terimakasih untuk segalanya. You're the one and only...